![]() |
| Buruh tani bekerja di perkebunan sawit (foto: bumn.go.id) |
Politisi PDI Perjuangan ini menilai, AS berpihak sepihak, dan kurang mengindahkan hubungan baik kedua negara, tatkala menyampaikan notifikasi penolakan impor produk minyak sawit mentah (CPO) dari Indonesia ke negeri Paman Sam itu.
“Pemerintah Indonesia perlu menyampakan penjelasan terkait tuduhan AS bahwa produk CPO dari Indonesia melewati batas ambang emisi, sehingga dinilai tidak ramah lingkungan atau unsustainable product. Pemerintah juga perlu betul-betul mengimplementasikan prinsip-prinsip ISPO atau Indonesian Sustainable Palm Oil dalam budidaya sawit maupun proses produksi CPO,” kata Aria Bima dalam rilis yang diterima INILAH.COM.

